Selamat pagi semua, kali ini saya akan posting contoh sebuah drama komedi anak sekolah yang di dalamnya terkandung pelajaran yang berharga, jadi mari kita simak jalan ceritanya : )
Drama anak sekolah
Tokoh :
-
Andrean
-
Asraf
-
Dian
-
Farizal
-
Irfan
-
Rony
-
Suhaili
Latar :
-
Tempat :
sekolah, rumah rony
Permasalahan :
-
Andrean terlambat datang karna ketiduran, dan ia
pun di tinggalkan karna takut mereka telat datang ke acaranya,
Sinopsis :
-
Tepat pada hari terkumpulnya semua uang
perbekalan untuk pergi bau nyale bersama teman – temannya, rony menyuruh atau
menghimbau teman – temannya, yakni Dian, Andrean, Farizal, Asraf, Irfan,
dan Suhaili agar besok, tepatnya hari minggu jam 7.30 agar berkumpul di
rumahnya . dalam bentuk dialog sebagai berikut :
Rony : “nah, karna semua uang telah terkumpul, jadi besak
jangan lupa bangunnya pagi – pagi, terutama lo Andrean yang tetep aja telat
bangunnya” jelas Rony ke teman – temannya.
Andrean : “ tenang saja, buat besok pagi gue akan bangun
pagi – pagi kok, gue ndk mau terus terusan telat se umur hidup gue, ” jawab
Andrean.
Farizal : “ Ron, jam
berapa nanti kita berangkat?” tanya Farizal kepada rony.
Dian : “ kan udah kita bahas tempo hari, kita jalannya jam
10” kata Dian sembari menjawab pertanyaan Farizal
Irfan : “ Bener tuh, kan kemarin kita bahas yang begituan ”
jawab Irfan lagi menegaskan perkataan Dian
Rony : “ tapi setelah gue nyari info tempat kita taruh
motor, disana katanya bakalan rame, jadi sebelum banyak orang yang datang, kita
harus lebih dulu sampai disana dan mencari tempat menaruh motor yang aman dan
harga sewanya pun agak murah sedikit ” jelas Rony ke teman – temannya
Suhaili : “ jadi,,, kita berangkatnya jam berapa besok ”
tanya Suhaili ke Rony
Rony : “ kalo gue itung itung baiknya kita berangkat jam 8
aja, gimana ? ” tanya Rony ke yang lainnya.
Irfan : “ ndk kepagian itu Ron,,,, ?” Tanya Irfan ke Rony.
Dian : “ tapi kalo dipikir – pikir sih bener juga itu, nanti
kalo kita berangkat ndk terlalu macet, ketimbang kalo kita berangkatnya agak
siangan dikit, malah rame nanti ” mengiyakan idenya Rony.
Suhaili : “ gue sih
ndk apa – apa, tapi yang lain gimana ? ” tanya Suhaili ke yang lainnya.
Asraf : “ ndk masalah kalo buat gue, ” ikut ikutan.
Farzal : “ gue juga ndk masalah, lu gimana Andrean ?”
bertanya ke Andrean.
Tanpa berpikir panjang apa yang di ucapkan oleh Farizal di
iyakan saja oleh Andrean yang sedang asyik berbicara dengan Asraf.
Akhirnya waktu pulang sekolah pun tiba, Rony dan Suhaili
pergi membeli bekal yang akan mereka bawa nanti ketika pergi bau nyale bersama
yang lainnya. Disaat bersamaan Andrean pun pulang ke rumah nya, disana seperti
biasa andrean pergi bersama teman
temannya bermain sampai larut malam. Ia hanya tahu bahwa merekaakan berangkat
pada jam 10 pagi nanti di hari minggu, tanpa perasaan cemas, Andrean mematikan
HP nya. Akhirnya waktu untuk berkumpul sudah tiba, dan semuanya telah
berkumpul, kecuali Andrean, karna sampai jam 7.45, Andrean belum datang juga
dan dan setelah mengirimi pesan dan juga dicoba untuk di hubungi, Andrean tak
memberikan respon apapun, akhirnya dengan berat hati mereka pergi meninggalkan
Andrean, dalam bentuk dialognya sebagai berikut :
Asraf : “ Gimana ini Ron, , , Andrean belum nongol juga ?”
tanya Asraf Ke Rony.
Rony : “ sebentar, gue coba hubungi hp nya dulu ” kata Rony
Irfan : “ dasar Andrean ini, kemarin kan udah kita bahas
masalah ini, tapi kok belum muncul juga ”
Dian : “ Iya, kemarin
kan udah kita nanya, ngerti apa belum, terus Andreannya sendiri ngangguk2 aja
kemarin ”
Suhaili : “ kita berangkat aja ayok, dari pada kita telat
sewa tempat nanti, kan repot”
Farizal : “ betul tuh, berangkat aja ayok,,,, ”
Ketika mereka hendak keluar dari pintu gerbang rumahnya
Rony, tanpa disadari di pinggir jalan Andrean telah menanti mereka dengan di
temani segelas es di tangannya. Merekapun serentak menghampiri Andrean dan menjitak kepalanya karna telah
membuat mereka menunggu lama tapi malah ia asik sendiri minum es....
TAMAT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar