Kamis, 03 Maret 2016

drama komedi anak sekolah



Selamat pagi semua, kali ini saya akan posting contoh sebuah drama komedi anak sekolah yang di dalamnya terkandung pelajaran yang berharga, jadi mari kita simak jalan ceritanya : )
Drama anak sekolah
Tema : kegagalan Andrean yang  gagal ikut bau nyale karna ketiduran
Tokoh  :
-          Andrean
-          Asraf
-          Dian
-          Farizal
-          Irfan
-          Rony
-          Suhaili

Latar :
-          Tempat  : sekolah, rumah rony

Permasalahan :
-          Andrean terlambat datang karna ketiduran, dan ia pun di tinggalkan karna takut mereka telat datang ke acaranya,

Sinopsis :
-          Tepat pada hari terkumpulnya semua uang perbekalan untuk pergi bau nyale bersama teman – temannya, rony menyuruh atau menghimbau  teman – temannya,  yakni Dian, Andrean, Farizal, Asraf, Irfan, dan Suhaili agar besok, tepatnya hari minggu jam 7.30 agar berkumpul di rumahnya . dalam bentuk dialog sebagai berikut :

Rony : “nah, karna semua uang telah terkumpul, jadi besak jangan lupa bangunnya pagi – pagi, terutama lo Andrean yang tetep aja telat bangunnya” jelas Rony ke teman – temannya.
Andrean : “ tenang saja, buat besok pagi gue akan bangun pagi – pagi kok, gue ndk mau terus terusan telat se umur hidup gue, ” jawab Andrean.
Farizal : “ Ron,  jam berapa nanti kita berangkat?” tanya Farizal kepada rony.
Dian : “ kan udah kita bahas tempo hari, kita jalannya jam 10” kata Dian sembari menjawab pertanyaan Farizal
Irfan : “ Bener tuh, kan kemarin kita bahas yang begituan ” jawab Irfan lagi menegaskan perkataan Dian
Rony : “ tapi setelah gue nyari info tempat kita taruh motor, disana katanya bakalan rame, jadi sebelum banyak orang yang datang, kita harus lebih dulu sampai disana dan mencari tempat menaruh motor yang aman dan harga sewanya pun agak murah sedikit ” jelas Rony ke teman – temannya
Suhaili : “ jadi,,, kita berangkatnya jam berapa besok ” tanya Suhaili ke Rony
Rony : “ kalo gue itung itung baiknya kita berangkat jam 8 aja, gimana ? ” tanya Rony ke yang lainnya.
Irfan : “ ndk kepagian itu Ron,,,, ?” Tanya Irfan ke Rony.
Dian : “ tapi kalo dipikir – pikir sih bener juga itu, nanti kalo kita berangkat ndk terlalu macet, ketimbang kalo kita berangkatnya agak siangan dikit, malah rame nanti ” mengiyakan idenya Rony.
 Suhaili : “ gue sih ndk apa – apa, tapi yang lain gimana ? ” tanya Suhaili ke yang lainnya.
Asraf : “ ndk masalah kalo buat gue, ” ikut ikutan.
Farzal : “ gue juga ndk masalah, lu gimana Andrean ?” bertanya ke Andrean.

Tanpa berpikir panjang apa yang di ucapkan oleh Farizal di iyakan saja oleh Andrean yang sedang asyik berbicara dengan Asraf.
Akhirnya waktu pulang sekolah pun tiba, Rony dan Suhaili pergi membeli bekal yang akan mereka bawa nanti ketika pergi bau nyale bersama yang lainnya. Disaat bersamaan Andrean pun pulang ke rumah nya, disana seperti biasa andrean pergi bersama  teman temannya bermain sampai larut malam. Ia hanya tahu bahwa merekaakan berangkat pada jam 10 pagi nanti di hari minggu, tanpa perasaan cemas, Andrean mematikan HP nya. Akhirnya waktu untuk berkumpul sudah tiba, dan semuanya telah berkumpul, kecuali Andrean, karna sampai jam 7.45, Andrean belum datang juga dan dan setelah mengirimi pesan dan juga dicoba untuk di hubungi, Andrean tak memberikan respon apapun, akhirnya dengan berat hati mereka pergi meninggalkan Andrean, dalam bentuk dialognya sebagai berikut :

Asraf : “ Gimana ini Ron, , , Andrean belum nongol juga ?” tanya Asraf Ke Rony.
Rony : “ sebentar, gue coba hubungi hp nya dulu ” kata Rony
Irfan : “ dasar Andrean ini, kemarin kan udah kita bahas masalah ini, tapi kok belum muncul juga ”
 Dian : “ Iya, kemarin kan udah kita nanya, ngerti apa belum, terus Andreannya sendiri ngangguk2 aja kemarin ”
Suhaili : “ kita berangkat aja ayok, dari pada kita telat sewa tempat nanti, kan repot”
Farizal : “ betul tuh, berangkat aja ayok,,,, ”

Ketika mereka hendak keluar dari pintu gerbang rumahnya Rony, tanpa disadari di pinggir jalan Andrean telah menanti mereka dengan di temani segelas es di tangannya. Merekapun serentak menghampiri  Andrean dan menjitak kepalanya karna telah membuat mereka menunggu lama tapi malah ia asik sendiri minum es....
TAMAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar